Imajiku terbuka membawa kata langit.Gerimis sendu jatuh lembut membawa seraut wajah pada rembulan sejak terakhir kuingat senyum terakhirmu
Semilir angin 

Mendesah pada semua inderaku

Memaksaku mengingatmu 

Pelupa itu aku tapi melupakanmu itu bukan aku.
Aku cuma manusia yang tunduk pada perintah alam.

Seberapa bagus aku lahir tanpamu.

Seberapa hebat aku menjalani kehidupan tanpa sosokmu.

Dan 

Seberapa tangguh aku sebagai lelaki yang kau realisasikan dengan cukup tangguh melahirkanku bertaruh nyawa dihadapan tuhan kala itu.

-anakmu-

Advertisements